Diberdayakan oleh Blogger.

Malu Itu Perlu

0
Malu Itu Perlu
Malu Itu Perlu

Malu Itu Perlu

Setiap kita selayaknya memegang teguh sifat mulia ini, yakni malu.

A. Seluruhnya Baik.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الْحَيَاءُ لَا يَأْتِي إِلَّا بِخَيْرٍ

“Tidaklah rasa malu itu melainkan mendatangkan kebaikan…”
(HR Bukhari; Muslim)

Dalam riwayat lain,

اَلْـحَيَاءُ خَيْرٌ كُلُّهُ.

“Malu itu kebaikan seluruhnya.
(HR Bukhari: 6117, Muslim: 60)

B. Berbuatlah Sekendakmu…!!

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إن مما أدرك الناس من كلام النبوة الأولى: إذا لم تستحي فاصنع ما شئت

“Sesungguhnya di antara kalimat kenabian pertama yang sampai kepada manusia adalah, “Jika engkau tidak malu, berbuatlah sekehendakmu…”
(HR Bukhari, Ahmad, Abu Daud, dan lainnya)

C. Malu Menuntut Ilmu…??

Ummul Mukminin ‘Aisyah Radhiyallahu ‘anha berkata,

نِعْمَ النِّسَاءُ نِسَاءُ اْلأَنْصَارِ ، لَـمْ يَمْنَعْهُنَّ الْـحَيَاءُ أَنْ يَتَفَقَّهْنَ فِـي الدِّيْنِ.

“Sebaik-baik wanita adalah wanita Anshar. Tidaklah rasa malu menghalangi mereka untuk mendalami Agama” (Riwayat al-Bukhari)

Imam Mujahid rahimahullah berkata,

لاَ يَتَعَلَّمُ الْعِلْمَ مُسْتَحْيٍ وَلاَ مُسْتَكْبِـرٌ.

“Tidak akan mendapatkan ilmu bagi seorang pemalu dan seorang yang sombong…” (Jami’ Bayanil ‘Ilmi: 879).

Imam an-Nawawi menjelaskan, “Malu adalah sifat terpuji, kecuali jika mencegah pemiliknya dari melaksanakan kewajiban atau menjatuhkannya pada perkara keharaman…” (Syarh al-Arba’in An-Nawawiyah: 234)

Peliharalah sifat malu dan tempatkanlah sifat nan mulia tersebut sesuai haknya.
Share :

Komentar Facebook:

0 Komentar Blog: